Tujuan Hidup dan Prinsip Kehidupan



Pondasi Kehidupan
Manusia mempunyai banyak aktivitas dan rutinitas sehari-hari. Diawali bangun tidur sampai terlelap tidur kembali dan berulang seterusnya. Rutinitas itu bukan tanpa alasan dalam melakukannya. Umumnya setiap manusia mempunyai tujuan dalam setiap tindakan yang dilakukannya. Tujuan itu membentuk sebuah kriteria pencapaian yang berusaha untuk diraih di perjalanan hidupnya. Tujuan akhir yang mampu ia raih akan menjadikan kepuasan tersendiri dalam kehidupannya.
Seperti sebuah tujuan hidup, hal yang diinginkan manusia berbeda antar-insan. Tujuan hidup adalah sebuah motivasi untuk menjalankan kehidupan. Ibarat seorang nelayan, tujuan utamanya adalah mendapatkan ikan. Namun lebih besar dari itu, tujuan hidup mempunyai jangka waktu panjang dan banyak aktivitas yang harus dilalui untuk mencapainya. Tidak dipungkiri dalam pencarian ikan oleh nelayan mendapatkan kondisi kurang bersahabat, bisa badai atau cuaca yang kurang bersahabat. Dalam perjalanan menuju pencapaian tujuan hidup juga banyak rintangan yang menghadang.
Rintangan bukan suatu kata asing bagi perjalanan kehidupan. Itu seperti garam dalam bumbu dapur, yang tanpa itu ibarat ada yang kurang dan yang paling penting adalah tanpa ada rintangan tujuan menjadi hampa terasa. Namun kembali lagi pada kekuatan prinsip seseorang dalam menghadapi rintangan itu. Apabila pondasi prinsip kokoh, optimisme akan meraih tujuan hidup lebih besar. Sedangkan, bagaimana prinsip yang tepat untuk pondasi tujuan hidup ? Semua kembali kepada setiap orang karena manusia mempunyai kebebasan berfikir dan bebas untuk bertujuan hidup.
Prinsip hidup tidak jauh dari kepribadian pribadi individu. Sebuah contoh yaitu seorang yang dalam hidupnya ingin berguna untuk masyarakat, dan mensejahterakan masyarakat mempunyai prinsip hidup “kebahagiaan akan ku raih jika sekelilingku bahagia dan kesedihan kurasakan jika sekelilingku menderita”. Artinya, orang tersebut dalam hidupnya ingin membuat sekelilingnya bahagia. Ia belum mencapai kepuasan hidup jika sekelilingnya menderita. Itu merupakan contoh sederhana dari pentingnya prinsip hidup untuk mencapai tujuan hidup. Namun, ada beribu-ribu bahkan berjuta-juta prinsip hidup yang dapat dijadikan pondasi tujuan hidup.
Pemilihan prinsip juga penting adanya, itu berkaitan dengan kehidupan dan sikap kita ke depan. Memang membutuhkan pemikiran lebih untuk merumuskan prinsip hidup yang sesuai dengan tujuan hidup. Namun mari kita coba dengan mengenali diri terlebih dahulu dengan beberapa pertanyaan sederhana kepada diri sendiri. Dapat kita awali dengan pertanyaan, siapa aku, dari mana aku, di mana aku, kapan aku lahir, mengapa aku lahir, untuk apa aku dilahirkan, mau apa setelah aku dilahirkan, dan berbagai pertanyaan lain kepada diri kita. Dari pertanyaan tersebut nanti akan didapatkan kepribadian dan tujuan hidupmu.
Selanjutnya, apakah prinsip hidup itu tidak menekan kita dalam bertindak ? Memang dengan adanya prinsip dapat diartikan kita membangun rel dalam kehidupan kita. Jadi, dalam setiap hal yang ingin kita lakukan akan diolah oleh fikiran kita, apakah sesuai dengan prinsip dan tujuan hidup atau bukan. Namun, jika tidak mempunyai prinsip hidup, lalu perilaku kita akan bagaimana ? Coba bayangkan jika sebuah kereta api tidak ada rel untuknya melintas. Pasti akan sulit menemukan tujuan akhir, bahkan tidak jarang akan tersesat di tempat yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, perlu untuk setiap insan mempunyai pondasi dalam hidupnya. Utamanya adalah untuk mengatur arah hidup kita ke depan.

Komentar

Postingan Populer