Menjawab Paham Radikal Terpelajar
Radikalisme sering terngiang beberapa waktu ini. Terlebih setelah mencuatnya kelompok radikal ISIS (Islamic State of Iraq and al-Sham ) beberapa tahun belakangan. Bukan mustahil fenomena ini memunculkan tanggapan berbagai pihak yang menyatakan sikap mendukung ataupun menolak paham radikal ISIS di lingkungannya, hingga negara harus mengambil sikap pro ataupun kontra. Munculnya ISIS diidentikkan dengan sebuah ancaman teror hingga menggolongkan mereka sebagai kelompok teroris. Stempel itu mereka dapat karena sikap mereka yang selalu menggunakan jalan kekerasan bahkan melibatkan kekuatan militer untuk menguasai wilayah tertentu. Antara kelompok ISIS dan kelompok teroris mempunyai kesamaan tindakan yang kerap dengan kekerasan, teror, pengeboman, ancaman, hingga membunuh orang-orang yang mereka anggap salah. Kelompok-kelompok teroris dan ISIS mempunyai sistem yang rapi dalam perekrutan anggotanya. Mengincar laki-laki ataupun perempuan, sudah berkeluarga maupun belum berkeluarga, miskin...